Aceh Dibanjiri Produk Kosmetik Ilegal

Berita aceh – Pada akhir tahun 2017 kemarin, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh melakukan razia terhadap toko-toko yang menjual produk kosmetik serta obat tradisional di 12 kota dan kabupaten di Aceh. Dari razia tersebut BBPOM menyita hampir 5000 produk kosmetik dan obat tradisional illegal. Dari hampir 5000 produk tersebut didapati bahwa produk-produk tersebut tidak memiliki izin edar bahkan ada produk kosmetik yang mengandung bahan kimiawi berbahaya seperti merkuri dan Rhodamin B (zat pewarna tekstil).

Hasbi selaku Kepala Badan Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Banda Aceh berjanji akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan akan menindak toko yang terbukti memasarkan produk kosmetik illegal ini secara hukum. Jika toko atau penjual terbukti telah berulang kali memasarkan produk kosmetik dan obat tradisional illegal maka BBPOM tidak akan memberikan kesempatan kedua lagi. BBPOM akan langsung memprosesnya ke pengadilan.

Baru-baru ini Kepala BPOM Provinsi Aceh, Zulkifli, melaporkan bahwa produk kosmetik illegal yang membanjiri Provinsi Aceh kebanyakan berasal dari Malaysia dan Pulau Jawa dan yang paling banyak ditemukan adalah kosmetik pemutih wajah. Kosmetik pemutih wajah ini dijual illegal karena tidak memiliki izin edar serta mengandung merkuri.

Dulu merkuri memang banyak digunakan dalam produk kosmetik khususnya kosmetik yang bersifat memutihkan kulit tapi sekarang penggunaan merkuri sudah dilarang oleh BPOM Indonesia. Merkuri dapat menyerap di kulit dan terakumulasi di dalam tubuh. Konsentrasi merkuri yang tinggi dapat menyebabkan iritasi kulit, reaksi alergi, merusak ginjal, dan yang paling parah menyebabkan kanker.

Untuk mencegah risiko berbahaya seperti ini, BPOM melakukan upaya sosialiasi, informasi, dan edukasi untuk meningkatkan tingkat kesadaran serta kewaspadaan masyarakat terhadap zat berbahaya yang terkandung dalam kosmetik. BPOM juga bekerja sama dengan instansi lain lintas sektor guna mengawasi peredaran kosmetik dan obat tradisional di Provinsi Aceh. Untuk oknum yang berusaha menjual kosmetik atau obat tradisional illegal dan tidak memiliki izin edar, POM akan menindak mereka tanpa ampun hingga ke pengadilan. Dengan begitu diharapkan tidak ada lagi toko atau penjual yang berniat menjual produk kosmetik illegal pada masyarakat Aceh.

You May Also Like

About the Author: Valley Pumpkin Fest